Copyright 2019 - BDP Gapensi Jawa Barat

gapensijabar.net:

Dalam acara RAPIMDA (Rapat Pimpinan Daerah) Pada Tanggal 8 Januari 2019 Bertepatan dengan hari Jadi GAPENSI yang ke-60. Ketua GAPENSI Jawa Barat H.Susilo Wibowo, S.IP. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun 2018 Anggota BPD GAPENSI Jawa Barat Jumlah Anggota menempati peringkat pertama dibandingkan BPD GAPENSI se Indonesia, ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran BPC GAPENSI se Jawa Barat atas dukungan dan peran aktifnya dalam memberikan pelayanan kepada Anggota.. Dalam acara tersebut dihadiri pula oleh Ketua Badan Pertimbangan GAPENSI Jawa Barat yang juga salah satu Anggota DPRD Jawa Barat komisi IV Bapak H. Ali Hasan, S. IP. beliau mengapresiasi kepada Pimpinan Daerah serta para Pimpinan di 27 Kota / Kabupaten se-Jawa Barat dan berharap BPD GAPENSI Jawa Barat tetap menjadi yang terbaik seluruh Indonesia. Adapun yang hadir pada saat acara hadir pula Walikota Cimahi Bapak Ir. H. Ajay Muhammad Priatna M.M. yang juga Anggota dewan Pertimbangan GAPENSI Jawa Barat mengapresiasi dan meberikan selamat hari jadi GAPENSI yang ke 60 semoga GAPENSI semakin berjaya dan semakin mewarnai pembangunan khususnya di Jawa Barat.

1.

2.

3.

4.

5.

 

Bisnis.com, JAKARTA — PT Adhi Karya (Persero) Tbk. menjadwalkan pembangunan jalan tol Solo—Yogyakarta—Kulonprogo sepanjang 120 kilometer pada pertengahan 2019.

Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk. (ADHI) Budi Harto mengatakan bahwa konsorsium yang digalang perseroan telah mendapat izin prakarsa dari Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat untuk membangun jalan tol tersebut.

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat secara bertahap membangun jaringan pipa transmisi air baku di di Distrik Jagebob, Tanah Miring dan Semangga, Kota Merauke.

Upaya ini untuk mengatasi permasalahan kesulitan air bersih yang sering di alami warga dalam musim kekeringan, menyusutnya sumber air baku eksisting di Rawa Biru serta meningkatnya kebutuhan air akibat bertambah jumlah penduduk Kota Merauke.

Pengusaha Alat Berat Terkena Dampak Pelemahan Rupiah

Bisnis.com, JAKARTA — Tren nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS membuat beban operasional pengusaha alat berat meningkat.

Mereka memilih untuk menggarap kontrak dari sektor pertambangan untuk menjaga kinerja usaha.